Pasar Windujenar awalnya dikenal dengan sebutan pasar Triwindu berlokasi di Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, tepatnya di depan Pura Mangkunegaran yang semula sebagai alun - alun milik Mangkunegaran dan setiap tiga windu diadakan perayaan peringatan yang diselenggarakan oleh Mangkunegara VII.. Saat itu banyak pedagang yang berjualan di tempat tersebut dengan membuat los terbuka yang kemudian aktivitas perdagangan tersebut dikelola oleh Pemerintah Daerah menjadi pasar barang - barang antik.
Tahun 2009 Pasar Triwindu direlokasi di depan sayap kanan Pura Mangkunegaran dengan luas tanah 2.384 m2 dan diresmikan oleh Walikota Surakarta pada tanggal 25 September 2009 dengan upacara prosesi boyongan pedagang pasar Windujenar.
Pembangunan Pasar Windujenar dilaksanakan 2 (dua) tahap :
Tahap I dilaksanakan pada tahun 2008 yaitu pembangunan pasar blok selatan dan blok utara, terdiri dari 2 (dua) lantai, dengan luas bangunan lantai 1(satu) seluas 1.826m2 dan Lantai 2 (dua) seluas 1.454 m2 dan tahap II dilaksanakan pada tahun 2009 yaitu pembangunan pasar pada blok timur terdiri dari 2 (dua) lantai dengan luas bangunan dan lantai 1 (satu) seluas 272 m2 lantai 2 (dua) seluas 272 m2
Tahap I dilaksanakan pada tahun 2008 yaitu pembangunan pasar blok selatan dan blok utara, terdiri dari 2 (dua) lantai, dengan luas bangunan lantai 1(satu) seluas 1.826m2 dan Lantai 2 (dua) seluas 1.454 m2 dan tahap II dilaksanakan pada tahun 2009 yaitu pembangunan pasar pada blok timur terdiri dari 2 (dua) lantai dengan luas bangunan dan lantai 1 (satu) seluas 272 m2 lantai 2 (dua) seluas 272 m2
Aktivitas Pasar Windujenar dimulai dari pukul 09.00 s/d 18.00 WIB
POTENSI PASAR :
| Luas Tanah | 2.384 m2 |
| Spesifikasi Dagangan | Barang Antik |
| Jumlah Kios | 266 buah |
| Jumlah Pedagang Th. 2010 | 236 pedagang |
FASILITAS PASAR :
Kantor Pasar
Lahan Parkir
Mushola
MCK
Pos Keamanan
Sarana pemadam kebakaran (hydrant dan APAR)
Sarana bongkar muat
Sarana kebersihan Bin sampah
Sumber : Pemerintah Surakarta








